22.44
Renungan malam
Duduk termenung di tengah malam terasa sunyi dan sepi seakan kita
hidup sendiri tampa ada sijantung hati yang mau menemani
hati sepi saat menyendiri yang ada hanya sinar cahaya malam
yang bersinar sangat terang menerangi diriku yang sedang duduk termenung
memikirkan si jantung hati yang sangat berharap banyak pada allah datang kan lah
bidadari dari surga ……
hidup sendiri tampa ada sijantung hati yang mau menemani
hati sepi saat menyendiri yang ada hanya sinar cahaya malam
yang bersinar sangat terang menerangi diriku yang sedang duduk termenung
memikirkan si jantung hati yang sangat berharap banyak pada allah datang kan lah
bidadari dari surga ……
20.05
Cinta Itu Ada
Cinta seperti angin … dirasakan ato tidak dia memberikan kehidupan kepada semua mahluk di bumi ini. Seperti angin Cinta tidak pernah senang untuk dirasakan dan tidak kecewa bila diabaikan. Dia ikhlas dan hanya memberi kita kehidupan.
Cinta Seperti Air … setia mengalir melewati semua rintangan dan celah kehidupan. Dia tak pernah mengeluh apa yang datang padanya. adanya suka dan duka yang dia rasakan hanyalah cinta itu indah bagi yang merasakanya
Cinta Seperti Air … setia mengalir melewati semua rintangan dan celah kehidupan. Dia tak pernah mengeluh apa yang datang padanya. adanya suka dan duka yang dia rasakan hanyalah cinta itu indah bagi yang merasakanya
20.03
Kata2 Cinta
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.
Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.
Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.
Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.
Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
19.09
Bilang hitam kalo hitam bilang putih kalo putih katakan lah sayng bila kou sayng padaku. lupakan lah segalanya aku rela demi cinta dan kebahagiaan mu…….aku relakan kepergian mu asalkan kamu bahagia denganya saying karena aku sadar dan tau cinta bukan berarti untuk memiliki tapi melihat kebahagiaan mu sekalipun kau bukan miliku aku sangat senag bila melihat mu bahagia ……..
Dalam hidup aku selalu berharap untuk bisa berada disisimu namun sekarang telah berahir karena kamu sudah milik orang lain…. ku hapus sudah kenagan yang lalu jadi jangan lagi kou menangis untuku. sekalipun sulit untuk aku lupakan tapi aku sangat senang sekarang masih bisa liat dirimu tersenyum sekalipun itu dalam mimpiku.
Derai air mata taterasa ku teteskan di saat ku melihat bayangan dirimu melintas di depan mataku ….
Tangisan Malam
Dalam hidup aku selalu berharap untuk bisa berada disisimu namun sekarang telah berahir karena kamu sudah milik orang lain…. ku hapus sudah kenagan yang lalu jadi jangan lagi kou menangis untuku. sekalipun sulit untuk aku lupakan tapi aku sangat senang sekarang masih bisa liat dirimu tersenyum sekalipun itu dalam mimpiku.
Derai air mata taterasa ku teteskan di saat ku melihat bayangan dirimu melintas di depan mataku ….
21.54
Rezeki Allah
kita tidak tahu apakah Allah akan memberi rezeki yang banyak atau sedikit kepada kita. kita juga tidak tahu kapan kita akan sukses. satu-satunya hal yang bisa kita lakukan saat ini adalah BERUSAHA untuk mendapatkannya
seorang gadis yang membiarkan dirinya di kerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya..cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah . pelihara diri dan jaga kesucian
apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan, dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan
kegagalan dalam kemuliaan lebih baik dari pada kejayaan dalam kehinaan. memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi diiringi dengan riya
seorang gadis yang membiarkan dirinya di kerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya..cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah . pelihara diri dan jaga kesucian
apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan, dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan
kegagalan dalam kemuliaan lebih baik dari pada kejayaan dalam kehinaan. memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi diiringi dengan riya
23.39
Tinta Airmata
Barangkali tinta hanya keluh airmata, menuliskan sajak dan malam yang tak sempat membebaskan sekeranjang mimpi: tentang kami.
Mungkin keberadaan nyata hanyalah injeksi khayalan siang; membelai seraut wajah dan kenangan. Aku belum lupa tentang letak alisnya yang tebal, sering bertampang tegas. Menyembunyikan mata redup yang tak lelah tersenyum melindungiku. Matanya: matahatiku.
"Karena aku sudah berjanji akan baik-baik saja"
Karena seiring sepertiga hati yang mengizinkan kata selamat tinggal itu, pada wujud rindu yang tak bisa kusentuh kini.
Tinta hanya keluh airmata, lama sebelumnya menyaksikan kematianku sendiri, seminit setelah pemergian cintaku...
Mungkin keberadaan nyata hanyalah injeksi khayalan siang; membelai seraut wajah dan kenangan. Aku belum lupa tentang letak alisnya yang tebal, sering bertampang tegas. Menyembunyikan mata redup yang tak lelah tersenyum melindungiku. Matanya: matahatiku.
"Karena aku sudah berjanji akan baik-baik saja"
Karena seiring sepertiga hati yang mengizinkan kata selamat tinggal itu, pada wujud rindu yang tak bisa kusentuh kini.
Tinta hanya keluh airmata, lama sebelumnya menyaksikan kematianku sendiri, seminit setelah pemergian cintaku...
05.40
Belum Cukup Gila
Ah aku hanya belum pintar
mengartikan bisik bahasa angin
berisik mengeroyok sekeping kertas;
kosong
Tapi keyakinanku utuh,
bertemu kekasih yang berjanji mampir
karena kita akan berbagi surat
bercerita tentang jam-menit dan waktu hidup
malam ini: kunci saja mimpiku
"Iya, kau gila." kata temanku
tetap menunggu dia, orang mati
meski dalam mimpimu!
mengartikan bisik bahasa angin
berisik mengeroyok sekeping kertas;
kosong
Tapi keyakinanku utuh,
bertemu kekasih yang berjanji mampir
karena kita akan berbagi surat
bercerita tentang jam-menit dan waktu hidup
malam ini: kunci saja mimpiku
"Iya, kau gila." kata temanku
tetap menunggu dia, orang mati
meski dalam mimpimu!
23.47
Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.
Lahir Dengan Dua Mata
Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.
03.49
.jpg)
Bila diri masih cinta
Kenapa peduli akan lara
Bukankah cinta lara adanya
Menggoda insan mereka-reka
Saat bibir terkecup mesra
Debar hati genderang asmara
Berpeluh-peluh cinta mendahaga
Tiada sempat berpikir derita
Tidaklah jiwa akan bertanya
Hangat nafas kian bergelora
Meliuk, meradang, berlaksa rasa
Ciptakan jalan rindu menyiksa
Jangan, janganlah engkau menangis
Kala cinta hanyut terkikis
Bagaimana nanti kembali melukis
Sedang warna di kanvas menipis
Tidakkah ingat pernah kau kata
Beragam coba cinta terbina
Tiada peduli bara mendera
Kekuatan cinta padamkan bara
Bila diri masih cinta
.jpg)
Bila diri masih cinta
Kenapa peduli akan lara
Bukankah cinta lara adanya
Menggoda insan mereka-reka
Saat bibir terkecup mesra
Debar hati genderang asmara
Berpeluh-peluh cinta mendahaga
Tiada sempat berpikir derita
Tidaklah jiwa akan bertanya
Hangat nafas kian bergelora
Meliuk, meradang, berlaksa rasa
Ciptakan jalan rindu menyiksa
Jangan, janganlah engkau menangis
Kala cinta hanyut terkikis
Bagaimana nanti kembali melukis
Sedang warna di kanvas menipis
Tidakkah ingat pernah kau kata
Beragam coba cinta terbina
Tiada peduli bara mendera
Kekuatan cinta padamkan bara
21.32

Saat kurangkai puisi dan sair
tidak cukup samudra airmata
untuk ceritakan hujah* cinta
melebur dalam pertalian jiwa
Kala sepasang kasih bermunajat
terdengar syahdu bait syurgawi
membasuh kering jiwa landai
berharap benih dirahim suci
Oh, alunan nada jiwa
buluh perindu awal muara
semilir bayu di altar asmara
terbangkan luruh benci prasangka
Dari liat tanah syurgawi
tercium ada, aroma wangi
satu tiupan Pembuat Cinta
wujud prasasti Syahadat Cinta
Syahadat Cinta

Saat kurangkai puisi dan sair
tidak cukup samudra airmata
untuk ceritakan hujah* cinta
melebur dalam pertalian jiwa
Kala sepasang kasih bermunajat
terdengar syahdu bait syurgawi
membasuh kering jiwa landai
berharap benih dirahim suci
Oh, alunan nada jiwa
buluh perindu awal muara
semilir bayu di altar asmara
terbangkan luruh benci prasangka
Dari liat tanah syurgawi
tercium ada, aroma wangi
satu tiupan Pembuat Cinta
wujud prasasti Syahadat Cinta
23.12
Syair cinta untuk kekasih
Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim
kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku
sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim
kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku
sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa
23.13
Dalam sehari perubahan terjadi
Bagaimana rasa itu hilang dari hati
Dan dia pun kembali sendiri
Saat malam yang sepi menghampiri
Berlalunya malam takkan bisa
Menyingkap masa dulu bersama
Ketika indah berikat selalu dengan bahagia
Dan gundah takkan ada lama
Kini semua telah berlalu
Untuk melupakan semua itu
Apa arti teman sepertiku?
Yang hingga kini terdiam membisu
Membisu aku tak mengerti
Rasa apa yang hinggap di antara mereka
Percuma rajin membaca buku
Tak ku dapat darinya sebuah jawab
Mohon maaf teman
Meninggalkanmu sendirian
Semoga tak terjebak kau dalam kesedihan
Dan kau terlahir kembali dengan kekuatan
Masih banyak kesempatan
Masih banyak teman
Dirimu tak kesepian
Teman dan Cintanya
Bagaimana rasa itu hilang dari hati
Dan dia pun kembali sendiri
Saat malam yang sepi menghampiri
Berlalunya malam takkan bisa
Menyingkap masa dulu bersama
Ketika indah berikat selalu dengan bahagia
Dan gundah takkan ada lama
Kini semua telah berlalu
Untuk melupakan semua itu
Apa arti teman sepertiku?
Yang hingga kini terdiam membisu
Membisu aku tak mengerti
Rasa apa yang hinggap di antara mereka
Percuma rajin membaca buku
Tak ku dapat darinya sebuah jawab
Mohon maaf teman
Meninggalkanmu sendirian
Semoga tak terjebak kau dalam kesedihan
Dan kau terlahir kembali dengan kekuatan
Masih banyak kesempatan
Masih banyak teman
Dirimu tak kesepian
00.16
“Syair Cinta”
Semoga,
sayap patahku
cukup menghangatkan pangeran hati
Yang melambungkan bahagiaku,
meneduhkan di saat diri telah merapuh
Kini kumengerti arti penantian
memahami makna gelombang sebelum daratan
saat ksatria kejora memanah mendung di angkasa
derai tawaku menjadi bintang di langit terang
binar mataku cahaya di jiwanya
dia labuhan hatiku
sayap patahku
cukup menghangatkan pangeran hati
Yang melambungkan bahagiaku,
meneduhkan di saat diri telah merapuh
Kini kumengerti arti penantian
memahami makna gelombang sebelum daratan
saat ksatria kejora memanah mendung di angkasa
derai tawaku menjadi bintang di langit terang
binar mataku cahaya di jiwanya
dia labuhan hatiku
23.21
Tersudut berlinang diujung kamar berdebu
Berselimut hangat karma yang menyiksa
Tak kuasa berpaling tuk menghindar
Derita terus mendera, menempa, menindih dari segala arah
Tak ingin kusesali
Namun wajar sakit ini meminta sedikit air mata
Hingga hampir kering jelaga rasa pelipur jiwa
Ragaku teguh namun tidak jiwaku
Tuhan semakin sakit saat namaMU terucap
Dari pecah rongga bibir berdarah
Kenapa kau benci aku, berucap pun ku hanya bisa tuk bertanya
Semua bicara tentang Engkau yang penuh asih
Penuh cinta dan kedamaian
Tapi……
Adakah akan asih buatku? Jika Kau cipta bayangpun berkhianat didepanku
Sebatas mana kan kaucoba diriku
Apa hingga udara juga ikut bersekutu tuk membenciku?
Jika memang benar begitu adanya
Kubisa hanya berterima kasih karena kutahu rahasiaMU
Karma ini kan kembali menghiburku
Mungkin nanti…….
Karma Cinta
Tersudut berlinang diujung kamar berdebuBerselimut hangat karma yang menyiksa
Tak kuasa berpaling tuk menghindar
Derita terus mendera, menempa, menindih dari segala arah
Tak ingin kusesali
Namun wajar sakit ini meminta sedikit air mata
Hingga hampir kering jelaga rasa pelipur jiwa
Ragaku teguh namun tidak jiwaku
Tuhan semakin sakit saat namaMU terucap
Dari pecah rongga bibir berdarah
Kenapa kau benci aku, berucap pun ku hanya bisa tuk bertanya
Semua bicara tentang Engkau yang penuh asih
Penuh cinta dan kedamaian
Tapi……
Adakah akan asih buatku? Jika Kau cipta bayangpun berkhianat didepanku
Sebatas mana kan kaucoba diriku
Apa hingga udara juga ikut bersekutu tuk membenciku?
Jika memang benar begitu adanya
Kubisa hanya berterima kasih karena kutahu rahasiaMU
Karma ini kan kembali menghiburku
Mungkin nanti…….
19.24
Langit Merah Saga
Saat langit merah saga
Nafsu meraja membakar jiwa
Belas kasih tiada tersisa
Terejam segala angkara durjana
Diantara kemerlap dunia,rentan
Ribuan cawan cinta berserakan
Meretak, pecah;terinjak kesesatan
Bersulang api memuja setan
Demi mengejar ambisi
Mata hati terpejam mati
Akidah iman dianggap duri
Tiada segan dikorbankan jadi sesaji
Langit merah saga membara
Matahari menjilat ganas jiwa nestapa
Sadarlah wahai engkau disana
Bersama membenam dalam beningnya doa
Nafsu meraja membakar jiwa
Belas kasih tiada tersisa
Terejam segala angkara durjana
Diantara kemerlap dunia,rentan
Ribuan cawan cinta berserakan
Meretak, pecah;terinjak kesesatan
Bersulang api memuja setan
Demi mengejar ambisi
Mata hati terpejam mati
Akidah iman dianggap duri
Tiada segan dikorbankan jadi sesaji
Langit merah saga membara
Matahari menjilat ganas jiwa nestapa
Sadarlah wahai engkau disana
Bersama membenam dalam beningnya doa
06.22
Ratapan dalam Duka
Tak akan lagi aku sanggup
Mengepak saya mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dijantung yang tertusuk duri
Hingga aku tiada tersadar lagi
Bahwa aku telah mati
Mengepak saya mengitari bumiMenyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dijantung yang tertusuk duri
Hingga aku tiada tersadar lagi
Bahwa aku telah mati
06.24
Inikah Cinta
Cinta memanggilku
Segera kuberlari meghampiri
Meski harus kutempuh
jalan berbatu dan berliku
Kan kuserahklan diri
kedalam rangkulan sayap2nya
Sekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnya
akan melukaiku
Ku bisikan cinta
Mungkin cinta kan membawaku
terbang tinggi ke kumpulan bintang2
Namun dia juga akan mencabik2
Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautanTangan kita terikat...
bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasirDi luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tanduDuduk saja
Segera kuberlari meghampiri
Meski harus kutempuhjalan berbatu dan berliku
Kan kuserahklan diri
kedalam rangkulan sayap2nya
Sekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnya
akan melukaiku
Ku bisikan cinta
Mungkin cinta kan membawaku
terbang tinggi ke kumpulan bintang2
Namun dia juga akan mencabik2
Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautanTangan kita terikat...
bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasirDi luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tanduDuduk saja
06.25
Ukiran Hati Ku
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
20.41
MANIKAM RASA CINTA
Kala masa datang menyapa
Asa cinta seterang suria
Mengikat janji sepenuh segala
Seia sekata mestitah terjaga
Dalam rampaian puji puja
Kupu dan bunga berkecup mesra
Mematri rasa asmara bergelora
A ha,inginnya hidup sepanjang masa
Tapi!, bila cinta pergi menepi
Aiai, lara nian sesali diri
Sedih pilu bersulam sepi
Debar jantung tergetar nyeri
Apatah kini segala arti
Yang terjadi tak guna disesali
Hendaknya insan kian sadari
Ujian hidup: pada ketabahan hati
Asa cinta seterang suria
Mengikat janji sepenuh segala
Seia sekata mestitah terjaga
Dalam rampaian puji puja
Kupu dan bunga berkecup mesra
Mematri rasa asmara bergelora
A ha,inginnya hidup sepanjang masa
Tapi!, bila cinta pergi menepi
Aiai, lara nian sesali diri
Sedih pilu bersulam sepi
Debar jantung tergetar nyeri
Apatah kini segala arti
Yang terjadi tak guna disesali
Hendaknya insan kian sadari
Ujian hidup: pada ketabahan hati
05.35
Dimana Letak Kasih Sayang
dimana letak kasih sayang jikah tiada keiklasan
diamana letak kehidupan jika tiada perasaan
cinta tak lebih sepenggal dusta
cinta tak lebih penghianat rasa..
cinta adalah awal dri kemunafikan kita,,
waspadai cinta karena dia buta dan telah siap membutakan mata bathin kita sendiri,,
tiada satupun cinta yng abadi kecuali cinta kepada sang pencipta….
diamana letak kehidupan jika tiada perasaan
cinta tak lebih sepenggal dusta
cinta tak lebih penghianat rasa..
cinta adalah awal dri kemunafikan kita,,
waspadai cinta karena dia buta dan telah siap membutakan mata bathin kita sendiri,,
tiada satupun cinta yng abadi kecuali cinta kepada sang pencipta….
05.41
Dimana Kau Cinta
Saat malam datang ku pandangi langit berbintang, ingin aku berada di atas awan, merasakan belaian kasih sayang, kau yang ku puja, kau yang ku damba. Tanpa dirimu hatiku hampa, tanpa pelukmu aku tersiksa. Kasih dalam dinginnya malam ingin aku memelukmu hingga akhir waktu. Aku takan merasa jemu, kasih yang ku tunggu dalam hatiku yang kelabu.
19.24
Syair cinta untuk kekasih
Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim
kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku
sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim
kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku
sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa
19.26
Sekeping Hati Milikmu
Puisi mu begitu puitis..
Makna lisan mu begitu dalam..
Arti sikapmu begitu luas..
Kata hatimu begitu menghujam..
Tak mampu ku menatap..
Tak mampu ku berucap..
Tak mampu ku besikap..
Hanya hati yang dapat menangkap dan merasakan..
Meski misteri belum juga tersibak..
Ach Sayangku…
Selalu ada dua sikap yang aku tangkap…
Kadang sangat romantis seromantis untaian nyanyian cinta…
Kadang cuek seolah tak ada apa-apa…
Entah makna apa yang tersirat…
Tak mampu sepenuhnya ku ungkap…
Sampai tak berani aku menafsirkanya…
Aku hanya hati yang mengikuti kata hati ku sendiri..
Ku akan mengalir seirama apa kata hatimu..
Bila hatimu masih mengetuknya ku akan ikuti kemanapun dia pergi..
Dan bila itu hanya fatamorgana….aku tetap akan mengiringinya..
Makna lisan mu begitu dalam..
Arti sikapmu begitu luas..
Kata hatimu begitu menghujam..
Tak mampu ku menatap..
Tak mampu ku berucap..
Tak mampu ku besikap..
Hanya hati yang dapat menangkap dan merasakan..
Meski misteri belum juga tersibak..
Ach Sayangku…
Selalu ada dua sikap yang aku tangkap…
Kadang sangat romantis seromantis untaian nyanyian cinta…
Kadang cuek seolah tak ada apa-apa…
Entah makna apa yang tersirat…
Tak mampu sepenuhnya ku ungkap…
Sampai tak berani aku menafsirkanya…
Aku hanya hati yang mengikuti kata hati ku sendiri..
Ku akan mengalir seirama apa kata hatimu..
Bila hatimu masih mengetuknya ku akan ikuti kemanapun dia pergi..
Dan bila itu hanya fatamorgana….aku tetap akan mengiringinya..
23.51
Kesempatan Cinta
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka.
Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walapun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walapun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
Diberdayakan oleh Blogger.



